Laman

Wednesday, 25 July 2012

BANGSAKU MELACUR

Selamat pagi bangsaku yang hampir terpuruk

Aset-aset strategis dan vital milik bangsa ini sudah hampir semua dimiliki oleh asing. Kepemilikan aset tersebut 'ugal-ugalan' atau sporadis berpindah tangan; migas, batubara, emas, kekayaan laut, hutan, dan hampir seluruh isi bumi merah putih ini. Hingga perbankan kelas 'gajah' milik asing menjamur di negeri ini. Uhhhfff.....Bangsaku lama-lama akan menjual diri alias melacur. Kedaulatan bangsa ini nyaris kopong. Liberalisasi bangsat!!!
  
Dimana jiwa kebangsaan pengelola negeri ini???
Dimana nasionalisme pemimpin bangsa ini???
Dimana kedaulatan bangsa ini???

Tidak perlu lagi pengaturan regulasi membatasi saham asing untuk menyelamatkan ekonomi bangsa ini.
Sudah terlambat....!!!
Bangsa ini terlanjur dilacurkan oleh pengelola Republik yang tamak ini.

Saatnya menghentikan Investasi Asing. Kekayaan bumi dan sejuta pesona keindahan Republik ini sesungguhnya sangat teramat berlebihan untuk menghidupi bangsa ini. Tidak perlu harus mengemis ke investor asing untuk menyelamatkan stabilitas ekonomi negeri ini. Berdayakan Investasi lokal. Bangun mental usaha, bukan mental pekerja. Ironisnya lagi lumbung sumber pangan (baca:sawah) ditinggalkan anak bangsanya untuk menjadi budak di negeri orang.

Sadarkah kita telah dilacurkan?

No comments:

Post a Comment